DI JAlan Da'wah Kami Melangkah
Perjalanan Menyampaikan Syiar Islam di Bumi Allah |
|
Statistics
Unique Visitors:
Total Unique Visitors:
Outgoing:
Total Outgoing: |
0
230
66
5705 |
|
|
Articles from DI JAlan Da'wah Kami Melangkah |
Hentikan Ajang Miss. Indonesia!
2007-11-29 19:19:04
Assalammu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Sebagai Umat Islam, masing-masing diri kita mempunyai tanggung jawab menjaga Islam tetap hidup dan nilai-nilai Islam tetap terjaga di Bumi Pertiwi yang kita cintai ini, Indonesia. Ajang penyelenggaraan Miss. Indonesia yang secara terang-terangan mengumbar aurat dan mengklaimnya sebagai wakil resmi Indonesia yang didalamnya ada 90% muslim jelas bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang luhur.
Oleh karena itu, saya mengajak saudara-saudaraku dalam Islam untuk bergabung menandatangani petisi untuk diserahkan kepada para wakil-wakil rakyat kita di DPR supaya mereka tahu bahwa kita MENOLAK penyelenggaraan Miss. Indonesia ini, supaya mereka; wakil-wakil rakyat mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk MENGHENTIKAN ajang yang merendahkan martabat umat Islam Indonesia.
Apabila berkenan, silahkan klik Disini
Wassalammu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
...
|
Skandal…Sisi Lain Para Aktivis
2007-11-22 03:25:43
Aku sebenarnya ngga tega menuliskan hal ini, ya…, aku akan menulis sisi-sisi kemanusiaan yang juga berlaku di kalangan aktivis (wa bil khusus Aktivis Dakwah Kampus). Aku tergugah menuliskan hal ini setelah dalam catatan dakwahku menumpuk sejumlah kasus yang cukup membuat hati pilu. Bagaimana tidak,selama ini aku menganggap teman-temanku adalah orang yang ’sempurna’:baik akhlaknya, tekun ibadahnya, sholih dan sholihah sifatnya…dan sejumlah reputasi baik lainnya, tapi sekarang aku menemukan fakta, bahwa teman-temanku yang aktivis itu ternyata juga manusia.
Kalau hanya satu dua kasus mungkin bisa aku katakan kasuistik, tapi ternyata…bukan hanya dua kasus….BUANYAAK. Sehingga aku menganggap ini gejala atau fenomena. Bukan sekedar fenomena, tapi fenomena gunung es. Wah Gawat.
Tapi terus terang, aku menulis ini agak dilematis juga. Disatu sisi aku ingin memberi tahu teman-temanku yang masih “bersih”, bahwa ada banyak kasus yang terjadi pada ...
|
AKTIVIS KURA – KURA ( KULIAH RAPAT – KULIAH RAPAT )
2007-11-22 02:59:11
Sering kita dengar keluhan diantara sesama aktivis terhadap aktivis lainnya seputar kesibukannya dengan agenda rapat. Si Fulan sibuk banget sama rapatnya, sampai lupa kalau sekarang ada jadwal mentor, atau komentar si Anu mah bisanya Cuma rapat aja, tapi kerjanya gak ada.
Atau ucapan afwan akhi, ana gak bisa ikut liqo dulu ada rapat senat, atau rapat apalah yang sering disampaikan sebagai alasan atas ketidakhadirannya. Atau kebingungan dari sang Ibu melihat aktivitas anaknya yang demikian padat, pagi berangkat kuliah, sore pulang langsung rapat TPA, malam sehabis makan pergi lagi karena ada rapat LDK. Nyaris tak ada lagi waktu yang tersisa untuk bercengkrama dengan keluarga, dan masyarakat karena kesibukannya menghadiri rapat-rapat.
Jumlah hari yang ada tujuh, dan dua puluh empat jam dalam sehari semalam terasa kurang baginya karena kesibukannya dengan agenda rapat. Kalah anggota dewan bila dibandingkan dengan dia dalam hal rapat, demikian gumam sang Ibu dalam ha ...
|
Duh, Jaga Hijab Dong…
2007-11-20 20:17:44
Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???,tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering melihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya.
Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?,tanya sang mad’u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah.
Duh¦ ngeri, lihat itu¦ ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat¦¦,ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihat ikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran.
Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?,tanya seorang akhwat penuh keheranan.
Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena:
1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat.
2. Sudah menge ...
|
Seorang Ikhwan yang Sejati
2007-11-18 10:08:43
Seorang remaja pria bertanya pada ibunya:
Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati…
Sang Ibu tersenyum dan menjawab…
Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapidari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya….
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakankebenaran…..
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa …
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah…
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan…
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu…
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya…
Ikhwan sejati bukanlah dilihat d ...
|
AKHWAT SEJATI …
2007-11-18 09:52:07
AKHWAT SEJATI…Akhwat sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang manis dan menawan, tetapi dari kasih sayangnya pada karib kerabat dan orang disekitarnya. Pantang baginya mengumbar aurat, dan memamerkannya kepada siapapun, kecuali pada mahramnya. Dia senantiasa menguatkan iltizam dan azzam-nya dalam ber-ghadul bashar dan menjaga kemuliaan diri, keluarga serta agamanya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lembut dan mempesona, tetapi dari lembut dan tegasnya tutur dalam mengatakan kebenaran. Dia yang senantiasa menjaga lisan dari ghibah dan namimah. Pantang baginya membuka aib saudaranya. Dia yang memahami dan merasakan betul bahwa Allah swt senantiasa mengawasi segala tindak-tanduknya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari (more…)
...
|
“JANGAN CEROBOH DI MASA MUDAMU”
2007-11-18 09:32:27
Pergeseran budaya khususnya yang berkembang dikalangan remaja akhir-akhir ini berkembang semakin tidak karuan seiring dengan berkembangnya dunia ilmu pengatahuan dan teknologi. Tetapi ada satu perbedaan yang cukup mencolok diantara keduanya, kalau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih mengarah ke yang positif sedangkan perkembangan budaya anak muda lebih kearah yang tidak karuan alias negatif. Saya masih ingat ketika masih kecil dulu sering di ceritakan oleh arang-orang tua tentang masa muda mereka atau orang-orang muda sebelum mereka. Dulu adalah hal yang sangat tabu dan melanggar norma kalau anak muda berjalan berdua dengan mesra apalagi kalau berkhalwat di tempat yang sunyi. Apalagi berpakaian seperti yang di praktekan oleh kebanyakan kaum hawa sekarang yang membuat kita sulit membedakan apakah dia berpakaian atau tidak (maaf) dan dengan bangganya berkata “inilah cara berbusana wanita modern”. Pakaian mereka dinamakan rimpu (pakaian yang menutup seluruh tubuh denga ...
|
Seri peneguh jiwa dijalan dakwah (IV)
2007-11-18 09:30:13
JIKA ENGKAU CINTA
teruntuk saudaraku……….
Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Surga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah ruhnya
Pergilah ke hati-hati manusia, ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalanannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih dari dunia dan segala isinya
Pergilah ke hati-hati manusia, ajaklah ke jalan Rabbmu
Jika engkau cinta, maka dakwah adalah paham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra
Jika engkau cinta, maka (more…)
...
|
Seri peneguh jiwa dijalan dakwah (III)
2007-11-18 09:26:52
SEBUAH HARAPAN
Mengapa kita mau melakukan perjalanan dakwah, padahal tidak ada uang lelah, tidak ada upah, tidak ada kafalah? Mengapa kita bersedia berlelah – lelah di medan dakwah, padahal di dalamnya banyak fitnah, mihnah dan peluang musibah? Mengapa kita konsisten untuk melangkah menempuh resiko “hanya” untuk memperbaiki sistem yang terlanjur salah dan bubrah?
Inilah jawabannya : karena kita tengah melakukan perniagaan dengan Allah, yang tak akan pernah menyebabkan kita menjadi rugi atau susah. Semua berbuah kebaikan, semua berbuah keindahan. Mari kita simak apa yang Allah tawarkan :
Hai orang – orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa – dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengali ...
|
Seri peneguh jiwa dijalan dakwah (II)
2007-11-18 08:55:33
“JALANNYA TAK SEINDAH SENTUHAN MATA BUAHNYA TAK TERBAYANG OLEH MATA”
Sekeping hati dibawa berlari. Jauh melalui jalanan sepi. Jalan kebenaran indah terbentang. Didepan matamu para pejuang. Tapi jalan kebenaran tak akan selamanya sunyi. Ada ujian yang datang melanda ada perangkap menunggu mangsa. Akan kuatkah kaki yang melangkah. Bila disapa duri yang menanti. Akan tahukah mata yang melangkah pada debu yang pasti kan hinggap. Mengharap senang dalam berjuang bagai merindu rembulan di siang hari. Jalannya tak seindah sentuhan mata pangkalnya jauh ujungnya belum tiba (Saujana)
Gubahan syair nasyid Saujana di atas merupakan gambaran dari karakter jalan dakwah dan ia sekaligus mengingatkan para aktivis dakwah tentang jalan dakwah yang sedang mereka tapaki. Jalannya tak seindah sentuhan mata pangkalnya jauh ujungnya belum tiba dan mengharap jalan dakwah seperti jalan rekreasi bagai merindu rembulan di siang hari. Kita harus disadari bahwa Itulah sunatullah bagi orang-orang yang berjuan ...
|
Seri peneguh jiwa dijalan dakwah (I)
2007-11-18 08:53:51
Saudaraku, tinggalkan kesedihan dihatimu karena Sesungguhnya engkau sedang meniti jalan kebahagiaan hakiki
Pagi-pagi setelah munajat ke Rabbnya dan tilawah, dia sudah siap-siap berangkat ke kampus bukan langsung untuk mengisi ruang kuliah tapi untuk rapat (syuro), kajian dan lain sebagainya yang merupakan aktivitas dakwahnya, dikala sebagian temannya masih khusyu’ diatas kasurnya dan bermain-main dialam mimpi. Begitulah kesehariannya, aktivitas dakwah sudah menjadi bagian yang tidak terpisah lagi dari hidupnya. Dakwah sudah menjadi pilihan jalan hidupnya, dakwah menjadi jalan baginya untuk menggapai kebahagiaan sejati dari Rabbnya.
Wahai saudaraku, sesungguhnya jalan dakwah ini bukan hanya kebutuhan tapi sudah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. Jalan dakwah inilah yang telah dilalui oleh para Rasul Allah SWT, para sahabat, tabiin, salafus shalih dan orang-orang shaleh. Dengan jalan dakwah inilah kita akan mendapatkan nikmat Allah SWT yang sangat besar. Bahkan nikmat dalam b ...
|
Tentang Aktifis yang Pacaran
2007-11-15 07:42:53
posted by : Karim
Sebagai sebuah lembaga dakwah, maka citra lembaga sebagai sosok teladan memang wajib dijaga. Dan tidak selayaknya para aktifis di dalamnya justru adalah orang yang melanggar syariat Islam, baik secara diam-diam atau pun secara terang-terangan.
Namun sebagai manusia tentu saja kita harus mengerti juga bahwa jiwa manusia itu tidak akan terus menerus istiqomah di jalan Allah. Karena kedua potensi untuk fasik dan takwa itu memang ada dalam diri setiap manusia.
“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya. QS. Asy-Syams : 8
Sesekali bisa saja seseorang terpeleset dalam mengarungi perjalanannya. Dan tidak menutup kemungkinan seorang aktifis dakwah pun tergoda untuk melakukan kemaksiatan tertentu. Bahkan bisa jadi lebih berat godaannya. Bahkan seorang Nabi pun masih bisa dilanda dorongan seperti itu sebagaimana yang disebutkan dalam kisah Nabi Yusuf AS.
“Dan aku tidak membebaskan diriku , karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepad ...
|
INFO UTAMA
2007-11-07 02:47:08
Bidang Kaderisasi Unit Kerohanian Islam STMIK Amikom Yogyakarta mengadakan kegiatan ISLAMIC MOTIVATION TRAINING(IMT).
Islamic Motivation Training adalah Training outdoor berbentuk outbound, yang bertujuan membentuk kader-kader dakwah yang mempunyai jiwa yang kuat dan mampu menyeimbangkan kekuatan fisik, mental dan pikiran.
Perbaiki diri, lejitkan potensi, raih ridho ilahi.
Kepanitiaan
Ketua Panitia = Andes K
Sekretaris = Muliati
Bendahara = Milania
Seksi Acara = Puguh Hasta Gunawan (Koordinator)
Seksi PUBDEKDOK = A. Setiawan (Koordinator)
Seksi Perlengkapan = Nugroho Jati (Koordinator)
Seksi Humas = Abimayu Anggoro (Koordinator)
Seksi Konsumsi = Muhammad Afif S (Koordinator)
Agenda Kegiatan
Outbound = game, adventure(Refling), team building
Materi = Tawazzun (Keseimbangan)
Pendaft ...
|
Pemuda bernilai sebuah Ummah
2007-10-29 04:46:18
KAMU PERLU MERUBAH DUNIA INI.. WALAUPUN ANDA KESEORANGAN..
Masyarakat muslim cukup unik binaan strukturnya. Islam mendidik individu-individunya agar setiap orang daripada mereka menjadi satu unit yang lengkap lagi melengkapi. Dia seumpama batu-bata yang teguh, disusun bersama batu bata yang lain dalam binaan yang besar. Proses ini bermula sejak pembentukan masyarakat Islam
pertama di bawah petunjuk Nabawi. Antara seruan pertama Islam ialah sabda Rasul s.a.w (yang bermaksud):
“Allah memberi hidayah melalui kamu seorang lelaki lebih baik bagi kamu daripada unta Humr an-Ni’am (jenis unta yang paling tinggi nilainya)” [Muttafaq ‘alaih)
Semenjak saat itu, setiap individu daripada generasi awal Islam memikul fikrah Islamiah dan aqidah yang
murni dalam pemikiran mereka, begitu juga keimanan yang mendalam dan mantap di dalam jiwa-jiwa mereka.
Sehingga ianya terserlah dalam kata-kata, tingkah laku dan gerak diam mereka.
Setiap individu di kalangan mereka seolah-olah membentuk sebuah um ...
|
Galang Dana Untuk Palestina!
2007-09-19 20:00:45
Takmir Masjid Kampus UGM, Komisi Nasional Untuk Rakyat Palestina dan Jamaah Shalahuddin mengadakan:
CERAMAH DAN DIALOG TERBUKA
“Seputar Palestina Terkini”
Bersama Mohmed ElSheikh Mahmoud S (Imam Masjid Al-Aqsha)
Acara dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Sept 2007 pukul 19.30 (ba’da shalat Isya) di Masjid Kampus UGM.
Dalam acara ini, akan dilakukan juga penggalangan dana untuk saudara kita di Palestina.
Bagi antum yang mungkin ingin memberikan sedikit andilnya untuk perjuangan rakyat Palestina, bisa mengirimkannya ke:
BCA Cab. Jatinegara Jakarta
a.n Komite Nasional untuk Rakyat Palestina
No. Rek. : 7600325099
Atau buka informasi di http://save-palestine.blogspot.com/, ada beberapa info penting di webblog tersebut terkait dengan penyaluran sumbangan yang insyaAllah tepat guna.
Abu Bakar sanggup memberikan seluruh kekayaannya untuk perjuangan Islam, Umar bin Khattab merelakan setengah dari kekayaannya untuk kejayaan Islam. Utsman pun tidak kalah dalam membiayai segala kep ...
|
|
|