PORTALSEKS [Situs Cerita Dewasa]
PortalSeks [Situs Cerita Dewasa Indonesia] |
|
Statistics
Unique Visitors:
Total Unique Visitors:
Outgoing:
Total Outgoing: |
0
0
596
113242 |
|
|
Articles from PORTALSEKS [Situs Cerita Dewasa] |
Waktu Pulang Kantor
1969-12-31 17:59:59
Hari itu hujan membasahi Jakarta dari siang sampai sore, membuat cuaca hari itu agak lembab dan dingin untuk ukuran Jakarta yang biasanya panas dan kering. Didepan sebuah kantor di jalan Sudirman tampak seorang karyawati menunggu taksi untuk pulang. Cuaca yang mendung dan gerimis membuat para karyawati memilih pulang menggunakan taksi karena khawatir hujan mendadak turun. Wulan nama gadis itu, Wajahnya yang cantik tampak gelisah. Hari sudah makin malam, namun masih belum mendapatkan taksi.. Tubuhnya yang tinggi semapai dan berkulit putih menggigil kedinginan, menarik perhatian laki-laki yang lewat, kebanyakan menggoda, ada beberapa yang menawar tumpangan. Wulan tidak mempedulikan mereka. Akhirnya ada taksi kosong lewat, Mobilnya ngga begitu bagus lagi bentuknya. Wulan agak ragu.?Ah daripada ngga bisa pulang, yang penting aku sampai kerumah?Akhir Wulan menyetop taksi kumuh tersebut. Akhirnya Wulan masuk ke taksi dan menyebutkan alamat rumahnya. Wulan menyandarkan diri di kursi belakang ...
|
Nafsu yang Mengatasnamakan Cinta
1969-12-31 17:59:59
Kejadian terjadi sekitar tahun 1995, ketika itu aku duduk di semester V di sebuah PTN di Medan. Aku, mahasiswa yang tinggal pada rumah kost di sekitar kampus PTN tersebut. Aku berasal dari desa yang cukup populer sebagai pemasok mahasiswa-mahasiswa handal ke berbagai PTN di Indonesia. Jarak desaku sekitar 5 jam perjalanan dari Medan, dan kami biasanya untuk pulang menggunakan jasa angkutan mobil yang sekaligus mengantarkan koran untuk daerah tersebut, jadi berangkatnya sekitar jam 2 dini hari dan sampainya sekitar jam 7 pagi. Saat itu aku bermaksud untuk pulang ke desaku karena ada urusan yang hendak dikerjakan. Setelah memesan mobil untuk pulang (biasanya kami tinggal menelepon mobil untuk dijemput pada dini harinya) aku bersiap-siap untuk berangkat dan sekitar jam 01.30 WIB. Mobilnya datang kemudian aku naik dan hendak duduk di depan samping Pak supir, tetapi aku melihat sudah ada seorang gadis yang duduk di sana, jadi kuurungkan niatku untuk duduk di sana dan memilih untuk duduk di ...
|
Liburan yang Tak Terlupakan
1969-12-31 17:59:59
Namaku Doni, aku tinggal di kota K. Tanggal 22 Mei 1999 yang lalu aku pergi ke Surabaya untuk liburan, sambil refreshinglah. Setelah berputar-putar sebentar, sorenya aku menuju rumah temanku yang sudah sangat akrab di kawasan DK. Keluarganya sudah sangat akrab dengan keluargaku, sudah seperti satu keluarga sejak aku lahir. Di rumah ini ada Mas Zani yang umurnya 22 tahun, adiknya (cewek, masih SMU), sepupunya (cewek sudah sekitar 23 tahun), dan tentu saja kedua orang tua mereka. Hari itu biasa saja, tidak ada something spesial yang terjadi.Keesokan harinya, Mas Zani mengajakku pergi makan dan jalan-jalan di mall. Eh.., ternyata dia mengajak ceweknya. Ternyata ceweknya ini kost cuma sekitar 300 meter dari rumah Mas Zani. Namanya Yeni tapi panggilannya Yeyen. Anaknya cakep juga, masih kuliah, umurnya 21 tahun. Kulitnya putih kekuningan meskipun keturunan Jawa tulen, tingginya sekitar 164 cm, beratnya 46 kg, tapi pinggulnya cukup besar, bodinya asyik juga, dan payudaranya lebih besar dari ...
|
Sex On The Blue Campus
1969-12-31 17:59:59
Siang itu rasanya gerah sekali, aku menghapus peluh yang menetes hampir seperti hujan (itu sih namanya deres! )dengan sapu tangan coklat yg selalu kutaruh di saku celana sebelah kanan, setengah celingak-celinguk di depan papanpengumuman jadwal ujian, aku beranjak gontai melangkahkan kaki ke kantin fakultas ekonomi di belakang kampus.Beberapa anak angkatan di bawahku tersenyum menyapa ke arahku sambil menundukkan kepala, aku kurang seberapa mengenal mereka,tapi kubalas senyuman itu dengan ramah sambil tetap menunjukkan kerepotanku membawa buku-buku akuntansi yang super duperberat itu.Singkat cerita, setelah menenggak sebotol kecil sprite dingin dan membayarnya, aku kembali ke gedung X, menanti kuliah siangyang terasa lama, karena waktu itu masih jam 11 lebih, dan kampus sepi karena hari jum'at. Akupun memilih duduk di bangkusemen di bawah rindangnya pohon-pohon hijau taman gedung X.Sekitar 10 atau 15 menit melamun, sesosok gadis yang kukenal melangkah tergesa-gesa sambil membetulkan ka ...
|
Mistis Cinta Pulau Terpencil
1969-12-31 17:59:59
Hembusan angin laut datang silih berganti meninggalkan bunyi mencicit pada ruas tali temali dan tiang utama diatap kapal, yang diatasnya bertengger lampu berwarna merah dan hijau sebagai pemandu diwaktu malam. Alun yang datang dalam gulungan besar, laksana permadani raksasa berwarna biru, menggulung, mengunung dan seolah mau menelan kapal kayu yang sudah renta termakan asinnya air laut.Bunyi mesinnya terdengar begitu ringkih, apalagi ketika haluan kapal mesti menyeruak, menembus gulungan alun yang memutar tiada henti dan menyisakan buih putih ketika memecah. Dilangit tak ada camar, awan hitam menggelantung menyisakan ujung runcing di kejauhan badai sedang berputar tepat dijalur yang mesti kami lalui agar dapat mancapai pantai Padang.Para penumpang kelihatannya berusaha agar tertidur dan dapat sejenak melupakan bayangan ombak serta gelombang maupun angin badai yang sedang bergolak dan menakutkan. Hanya bunyi ombak yang tak henti mendesis ketika pecah dilambung kapal dan bunyi deritan pa ...
|
Malam Spesial
1969-12-31 17:59:59
Kami tinggal di Bogor, suatu daerah dataran tinggi yang ada di Jawa Barat. Letak rumah kami sangat strategis. Di halaman belakang rumah, kami bisa memandang lereng pegunungan. Di bawah lereng tampak rumah-rumah kecil yang bila malam hari terlihat memancarkan cahaya berkelap-kelip. Untuk menuju Jakarta juga tidak begitu sulit karena jarak rumah kami ke jalan tol hanya membutuhkan waktu beberapa puluh menit saja.Bila malam tiba, udara cepat berubah dari panas menjadi dingin. Itu sebabnya pada rumah kami dibangun tungku api. Kami memang menyenangi rumah model Eropa. Seringkali kami melakukan hubungan seks di depan tungku api itu. Waktu favorit kami adalah menjelang pagi saat kami baru bangun tidur sebab di waktu itu nafsu seks kami bisa sangat menggebu-gebu.Mula-mula suamiku menambahkan beberapa kayu bakar dan menyalakan lilin di sekitar kami, sementara itu aku menyiapkan minuman ringan yang biasanya berupa sedikit anggur. Setelah itu kami berbincang-bincang sejenak. Tak lama kemudian sua ...
|
Proyek Villa Bosku
1969-12-31 17:59:59
Siang itu udara cukup cerah, aku berangkat untuk interview pekerjaan yang aku harus datangi. Dengan menggunakan blazer warna krem aku menuju kantor yang terletak di daerah kuningan tersebut. Sesampainya di sana aku diterima oleh bagian front office untuk menunggu di waiting room. Tak berapa lama orang front office menyapanya dan mengantarkannya menuju ruangan interview.?Silahkan masuk, ibu telah ditunggu oleh Pak Budi di ruangannya.??Terima kasih.? jawabku.Ruangan pak Budi cukup luas sekitar 5x4 m di dalamnya ada sofa dan meja kerja serta cabinet berisi file-file penting dari perusahaannya.? Selamat siang Pak??Iya,selamat siang, ini ibu Siska? Silahkan duduk?Selanjutnya aku duduk di sofa ruangan tersebut, suasana interview di ruangan itu santai tapi serius, aku dimendapatkan banyak pertanyaan mengenai proyek yang rencananya akan Pak Budi berikan kepadaku.?Sudah berapa lama anda bekerja di dunia interior design ini???Dua tahun Pak, pada bulan depan??Ok, bu Siska ini ada proyek tentang v ...
|
Kupu-kupu Liarku
1969-12-31 17:59:59
Gue bertemu dia sekitar pertengahan tahun 2001. Jujur saja, semula gue mengira dia itu sudah menikah. Karena badannya kelihatan seperti wanita yang sudah menikah tetapi setelah kenal, ternyata dia belum menikah.Dari pertemuan ke pertemuan berikutnya, gue dan dia semakin akrab dan sering saling mengirimkan SMS. Walaupun itu hanya SMS yang isinya sekedar menanyakan sudah makan siang atau belum, lama-kelamaan gue sering kangen sama dia."Wah gawat nih kalo gue mulai suka sama dia," begitu pikir gue.Waktu itu gue lagi 'jomblo' dan lagi males untuk pacaran karena baru putus cinta. Tapi akhirnya gue sadar kalau gue suka banget sama dia. Bukan dari fisik tapi dia itu orangnya baik dan cerdas. Tapi ada satu hal secara fisik yang membuat sulit banget melupakan dia yaitu ukuran dadanya yang mungkin 34 C.Sebagai gambaran, wajahnya lumayan, kulit kuning, dan rambut ikal. Gue lupa kapan pertama kali mengajak dia kencan. Tapi yang gue ingat yaitu pertama kali membawa dia ke tempat kos gue.Saat itu, ...
|
Managerial Meeting
1969-12-31 17:59:59
Kejadian ini berlangsung beberapa tahun yang lalu, waktu itu saya dipindahkan oleh manajemen ke Bandung untuk memimpin kantor cabang Bank di Bandung.Suatu hari, sore sekitar pukul 18.00 WIB menjelang malam sebelum pulang, saya ngobrol dengan operational manager saya di ruangan saya. Di kantor tinggal kami berdua, office boy dan para marketing sudah ijin pulang. Saya berdiri dengan badan merapat di badannya yang duduk di kursi sambil saya memandang ke arah jalan di luar.Saking dekatnya tak terasa kemaluan saya menempel ke lengan kanannya. Saya sejenak tertegun akan apa yang terjadi, tetapi dia kelihatannya suka dan cuek saja sambil sedikit senyum dikulum. Sedikit saya gambarkan operational manager saya yang seksi ini, saya tidak akan menyebutkan siapa namanya, saya tidak ingin dia menjadi malu karena sampai saat ini kami masih tetap berhubungan baik. Wajahnya cukup cantik, manis dengan senyum yang menggoda, dia memiliki tubuh yang mungil dengan rambut sebahu, kulitnya putih sekali karen ...
|
Nafsu Bukanlah Cinta
1969-12-31 17:59:59
Tanggung jawabku sebagai seorang Shipping Manajer menyebabkan aku punya banyak relasi bisnis dari perusahaan perusahaan pelayaran maupun perusahaan angkutan lainnya. Namun ada satu rekanan bisnisku yang akan kuceritakan dalam kisah ini. Sebut saja Susi, begitu nama sales executive dari sebuah pelayaran di kota S, bertinggi badan kurang lebih 165 cm, dengan postur tubuh proporsional dan busung dada 36. Hidungnya mancung dan rambut hitam ikal sebahu. Perusahaannya memang bonafide, sehingga beberapa pekerjaan skala besar dapat terkirimkan dengan baik. Jujur saja dalam hati kecil ini juga kagum pada kecantikan Susi dan sebagai lelaki normal yach secara tak sengaja melihat sisi dalam pahanya saat disilangkan yang membuat seonggok daging kenyal disela-sela pahaku, "unjuk diri".Sebagai relasi yang baik Susi terkadang mengajak lunch di luar ataupun hanya memberiku cindera mata atau selepas kerja kami nongkrong di kafe musik. Pada saat itulah Susi bertanya banyak tentang diriku dan kujawab semu ...
|
Ketika aku bersetubuh dengan Cynthia
1969-12-31 17:59:59
Aku punya pacar namanya Cynthia, anak kelas 2 SMU. Terus terang saja, seumur hidup aku belum pernah ketemu wanita yang lebih cantik daripada Cynthia. Semua orang yang kenal dia mengakui kalau dia itu yang paling cantik, pokoknya kecantikannya absolut. Selama pacaran aku dengan Cynthia sudah peluk-pelukan, cium-ciuman baik pipi maupun bibir, nonton, ke pesta, semua sudah kecuali satu, aku belum pernah melihat kemaluannya. Terus terang seumur hidup (waktu itu lho) aku belum pernah melihat kemaluan cewek itu seperti gimana, gambar sama film porno tidak pernah aku lihat, apalagi yang aslinya.Suatu kali Cynthia merayakan ulang tahunnya sama teman-temannya di villanya yang mewah di Puncak, tentu saja Aku diundang. Dengar punya dengar, ternyata Cynthia ini ditaksir sama laki-laki sekelasnya. Sialan nih anak, pikirku, apa dia nggak kasih pengumuman kalau aku ini pacarnya? sudah gitu dia itu ngenalin aku ke teman-temennya sebagai "kakak"-nya. Aku omongin hal ini ke Cynthia saat di pesta itu jug ...
|
Anakku,Suamiku Selama 1 minggu
1969-12-31 17:59:59
Sudah seminggu Sandi menjadi" suami"ku. Dan jujur saja aku sangat menikmati kehidupan malamku selama seminggu ini. Sandi benar-benar pemuda yang sangat perkasa, selama seminggu ini liang vaginaku selalu disiramnya dengan sperma segar. Dan entah berapa kali aku menahan jeritan karena kenikmatan luar biasa yang ia berikan.Walaupun malam sudah puas menjilat, menghisap, dan mencium sepasang payudaraku. Sandi selalu meremasnya lagi jika ingin berangkat kuliah saat pagi hari, katanya sich buat menambah semangat. Aku tak mau melarang karena aku juga menikmati semua perbuatannya itu, walau akibatnya aku harus merapikann bajuku lagi.Malam itu sekitar jam setengah 10-an. Setelah menidurkan anakku yang paling bungsu, aku pergi kekamar mandi untuk berganti baju. Sandi meminta aku mengenakan pakaian yang biasa aku pergunakan ke sekolah. Setelah selesai berganti pakaian aku lantas keluar dan berdiri duduk di depan meja rias. Lalu berdandan seperti yang biasa aku lakukan jika ingin berangkat mengajar ...
|
Cemburu Buta
1969-12-31 17:59:59
Aku adalah seorang pegawai negeri dan isteriku Ratih karyawati sebuah bank papan atas di sebuah kota provinsi, karena itu penghasilannya sudah tentu jauh lebih baik dari aku. Dan ini menjadi salahsatu sumber rasa frustrasiku.Tetapi yang lebih menyiksa, kami yang sudah punya dua anak balita masih tinggal di rumah orang tua isteriku. Mertuaku orang yang cukup berada dan terpandang. Yang laki-laki pensiunan pejabat yang perempuan pensiunan guru. Kecintaan mereka pada kedua anak kamilah yang menyebabkan mereka menghendaki kami tinggal bersama mereka dan juga isteriku lebih suka meninggalkan anak-anak kami dengan mereka (yang juga punya pembantu), karena kami berdua bekerja. Lagipula mereka sudah berusia agak lanjut dan istriku adalah anak satu-satunya. Isteriku merasa bertanggungjawab untuk mengurus dan memastikan kesentosaan mereka di depan matanya setiap hari.Tetapi ini menyebabkan batinku tersiksa.Kedua mertuaku itu sangat konservatif. Karena itu mereka menegakkan nilai-nilai alur-patut ...
|
Tante Guru Privatku
1969-12-31 17:59:59
Tiba-tiba Tante menarik tanganku, aku langsung berdiri mengikuti langkahnya memasuki kamarku. Masih terkaget-kaget Aku ketika menutup pintu kamar dan langsung menguncinya."Jangan ditutup, buka dikit aja..."kata Tante.Tante langsung ke balik pintu dan bersender ke dinding. Tanpa perintah Aku langsung mendekatinya, dan hendak mencium bibirnya."Jangan cium...."Aku baru ingat, Tante sudah berdandan. Kalau kucium lipstik di bibirnya akan habis dan akan jadi pertanyaan Oom.Aku rabai dan remas2 dadanya. Tangan Tante lalu membuka rits celanaku dan mengeluarkan isinya. Dengan beberapa kali elusan saja penisku sudah membesar tegang dan keras siap tempur.Lalu Tante melepaskan sendiri celana dalamnya, mengangkat roknya dan juga sebelah kakinya."Ayo....masukin.... gak banyak waktu...."katanyaAkupun masuk....Aku memompa....Bibir Tante terkatub rapat, bahkan telapak tangannya ikut menutup mulutnya, khawatir membuat suara2 aneh.Enak juga melakukan hubungan seks sambil berdiri begini...Aku cuma membuka ...
|
Bersama Tante Mira
1969-12-31 17:59:59
Hallo para netter, aku akan menceritakan pengalamanku menjadi seorang gigolo, cerita ini tidak dibuat-buat, cerita ini benar-benar terjadi.Namaku dedi, umur 24 tahun. Aku seorang gigolo di kota Bandung. Aku akan menceritakan pengalamanku melayani sekaligus 4 pelangganku dalam semalam. Aku menggeluti profesi ini sudah 4 tahun, dan sejak itu aku mempunyai pelanggan tetap namanya Tante Mira (bukan nama asli), dia seorang janda tidak mempunyai anak, tinggal di Bandung, orangnya cantik, putih, payudaranya besar walaupun sudah kendor sedikit, dia keturunan tionghoa. Dia seorang yang kaya, memiliki beberapa perusahaan di Bandung dan Jakarta, dan memeiliki saham di sebuah hotel berbintang di Bandung.Sabtu pukul 7 pagi, HP-ku berbunyi dan terdengar suara seorang wanita, dan kulihat ternyata nomor HP Tante Mira."Hallo Sayang.. lagi ngapain nich.. udah bangun?" katanya."Oh Tante.. ada apa nich, tumben nelpon pagi-pagi?" kataku."Kamu nanti sore ada acara nggak?" katanya."Nggak ada Tante.. emang mo ...
|
|
|